7-teknologi-militer-rahasia-inggris-ini-dibuat-untuk-kalahkan-hitler

Percobaan manusia sebagai tikus percobaan oleh Nazi pada sejumlah besar orang oleh rezim Nazi Jerman di kamp-kamp konsentrasi, dilakukan  selama Perang Dunia II. Di Auschwitz, di bawah arahan Dr. Eduard Wirths, narapidanalah  yang dipilih menjadi objek berbagai eksperimen yang seharusnya dirancang untuk membantu personil militer Jerman dalam situasi pertempuran, yang bertujuan membantu pemulihan personil militer Jerman yang telah terluka. 

Percobaan pada anak-anak  kembar di kamp-kamp konsentrasi diciptakan untuk menunjukkan persamaan dan perbedaan dalam genetika dan eugenika kembar, serta untuk melihat apakah tubuh manusia dapat dimanipulasi secara tidak wajar. Pemimpin utama dari percobaan adalah Dr Josef Mengele, yang melakukan percobaan pada lebih dari 1.500 pasang manusia kembar yang dipenjarakan, yang kurang dari 200 orang selamat dari percobaan dari  Dr. Mengele ini.  Si kembar dipisahkan berdasarkan usia dan jenis kelamin dan dikurung di barak-barak. Percobaan ini meliputi cara injeksi bahan kimia yang berbeda ke dalam mata si kembar untuk melihat apakah itu akan mengubah “warna” mereka secara  harafiah melihat kesamaan  si kembar  dengan harapan dapat menciptakan manusia kembar siam.
Pada tahun 1942 Luftwaffe melakukan percobaan pada manusia  untuk mempelajari bagaimana memperlakukan hipotermia. yaitu manusia  dipaksa untuk bertahandalam  sebuah tangki air es sampai tiga jam. Studi lain yaitu manusia ditelanjangi di tempat terbuka selama beberapa jam dengan suhu di bawah titik beku.
Sekitar Juli 1942 hingga sekitar September 1943,  sebuah percobaan  untuk meneliti efektivitas sulfonamida,  bahan antimikroba sintetik, dilakukan di Ravensbrück. Luka yang ditimbulkan mirip ketika  terinfeksi dengan bakteri seperti Streptococcus, gas gangrene, dan tetanus. Sirkulasi darah penderita dipotong dengan mengikat pembuluh darah pada kedua ujung luka untuk menciptakan kondisi yang mirip dengan luka di medan perang. Infeksi ini diperburuk dengan memaksa serutan kayu dan serbuk kaca  ke dalam luka. Infeksi diobati dengan sulfonamida dan obat-obatan lainnya untuk menentukan efektivitas mereka.
Advertisements