Perang Dunia II yang terjadi pada tahun 1939 – 1945 telah banyak menimbulkan dampak negatif pada masyarakat dunia. Sebagian besar masyarakat dunia mengalami kesengsaraan dan penderitaan akibat adanya perang.

Di tengah situasi dunia yang tidak stabil ini, muncul beberapa tokoh dunia yang merasa berkepentingan untuk menciptakan perdamaian dunia.

Salah satu tokoh dunia tersebut yaitu Presiden AS, Franklin Delano Roosevelt dan P.M. Inggris, Winston Churchill. Untuk menciptakan suatu perdamaian, kedua tokoh tersebut mengadakan perundingan di Samudra Atlantik pada tanggal 14 Agustus 1941.

Pada perundingan tersebut berhasil melahirkan Atlantic Charter (Piagam Atlantik) yang isinya salah satunya adalah menolak jalan kekerasan dalam penyelesaian pertikaian internasional.

Pertemuan kedua tokoh tersebut ditindaklanjuti dengan perundingan yang dilaksanakan di Dumbarton Oaks, Amerika Serikat pada tanggal 21 Agustus – 7 Oktober 1945. Pertemuan ini dihadiri oleh Amerika Serikat, Inggris, dan Uni Soviet.

Dalam perundingan tersebut, negaranegara itu mengusulkan dibentuknya organisasi umum internasional.

Usul pada pertemuan di Dumbarton Oaks inilah ditambah dengan usul tentang cara pemungutan suara yang disetujui di Konferensi Yalta antara Amerika Serikat, Uni Soviet, dan Inggris, dijadikan dasar dan acara dari Konferensi San Fransisco pada tanggal 25 April – 26 Juni 1945 yang dihadiri oleh 50 negara.

Berikut ini tujuan didirikannya PBB.

1. Memelihara perdamaian dan keamanan internasional.

2. Mempererat hubungan persahabatan antarbangsa berdasarkan atas persamaan derajat dan penentuan nasib sendiri.

3. Mewujudkan kerja sama internasional dalam menyelesaikan masalah-masalah internasional di bidang ekonomi, sosial, kebudayaan dan peri kemanusiaan, dan menyempurnakan penghargaan atas hak-hak manusia dan kebebasan asasi dengan tidak memandang perbedaan bangsa, jenis kelamin, bahasa, atau agama.

4. Menyelesaikan perselisihan-perselisihan yang membahayakan perdamaian.

Demikian pembahasan tentang sejarah berdirinya PBB dan dilengkapi dengan tujuan didirikananya PBB (Perserikatan Bangsa-bangsa).

Advertisements