Seorang photografer yang bekerja sebagai agen di Badan Federal Emergency Management (FEMA), yang merupakan bagian dari Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat mengklaim bahwa ia memiliki bukti video bahwa pemerintahan George W Bush merupakan pihak yang bertanggung jawab atas serangan 11 September 2001 yang menghancurkan komplek gedung WTC.

Seperti dilansir GQ Online pada Selasa (28/6), pria yang bernama Kurt Sonnenfeld tersebut merupakan salah satu petugas photo yang diberikan akses tak terbatas ke wilayah reruntuhan bangunan setelah menara WTC runtuh dan ia diminta untuk mengabadikan semua apa yang dia lihat.

Pria berumur 39 tahun tersebut tidak bersedia menyerahkan kembali rekaman tersebut dan ia mengklaim telah menemukan bukti yang mengejutkan bahwa pemerintah AS mengetahui akan ada serangan tersebut.

Ia menceritakan, di bawah gedung World Trade Center ia menemukan sebuah ruang yang telah dibereskan dan kosongkan sebelum pesawat menabrak gedung tesebut. Itu adalah bukti kuat yang menunjukkan bahwa pihak pemerintah telah memberi informasi kepada pengelola gedung.

Namun anehnya setelah kesaksian tersebut, kehidupan Sonnenfeld mulai berantakan setelah dia dituduh dan ditangkap atas kematian istrinya yang ditemukan telah tertembak peluru di bagian kepalanya.

Beruntung saat itu Sonnenfeld berhasil melarikan diri dari negara tersebut karena takut akan ditangkap. Ia yakin fitnah tersebut sengaja direkayasa untuk membungkamnya. Dia menyeberang ke Argentina dan sekarang tinggal di wilayah Exile.

“Satu hal yang saya yakin adalah bahwa badan-badan intelijen Amerika Serikat tahu apa yang akan terjadi dan setidaknya mereka membiarkan hal itu terjadi. Bukan hanya mereka yang tahu itu akan terjadi, lebih dari itu sebenarnya mereka berkonspirasi,” ujar Sonnenfeld dalam sebuah film dokumenter yang dibuat di Argentina.

Mantan agen FEMA tersebut percaya bahwa runtuhnya Menara WTC tersebut adalah bukti lebih kuat bahwa gedung tersebut bukan hanya hancur karena tertabrak pesawat, tetapi ada faktor pendukung lainnya. Dan dalam hal ini ia menyakinkan begitu banyak bukti akan adanya keterlibatan AS dalam insiden tersebut.

Seperti diketahui, tuduhan yang senada dengan Sonnenfeld tersebut pernah diucapkan oleh sejumlah saksi yang mengatakan bahwa kejadian tersebut adalah konspirasi AS. Namun hingga hari ini tuduhan tersebut masih diperdebatkan oleh sejumlah ahli dan masih belum dapat disanggah dengan jelas.

Advertisements